SBY Minta Jero Wacik Adaptasi di KESDM 100 Hari

Saugi Riyandi - Okezone
Kamis, 26 Januari 2012 19:08 wib
Menteri ESDM Jero Wacik. Foto: Koran SI
Menteri ESDM Jero Wacik. Foto: Koran SI
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku hanya dikasih belajar mengenai lingkungan ESDM oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama 100 hari.

Ini dilakukan agar duet antara menteri ESDM dan wakil menteri ESDM, banyak yang menyebut sebagai dynamic duo, dapat melakukan sejumlah pencapaian. Salah satunya dengan mengambil keputusan yang cepat dan tepat yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.

Hal itu disampaikannya dalam acara 100 hari kerja Menteri ESDM Jero Wacik di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Kamis (26/1/2012).

"Selama 100 hari kami berjalan dan mengambil keputusan, ada keputusan penting misalnya swap gas angkanya sudah jelas. Yang 40 mmscfd bisa ditukar dan didapat 40 mmscfd untuk PLN di Muara Tawar. Jika tidak diambil itu akan merugikan kita," ujarnya.

Dirinya mengatakan, setelah seminggu perjanjian swap itu dilakukan ternyata mempunyai efek yang besar dalam kemakmuran rakyat Indonesia.

"Setelah saya tanya Dahlan Iskan (mantan Direktur Utama PLN) apa efeknya jika ini ditandatangani, beliau menjawab jika diketok itu sangat bagus untuk PLN karena menghemat Rp3 triliun," tegasnya.

Lalu, lanjut dia, perjanjian yang cepat itu membuat perusahaan migas asing yang kendor menjadi semakin bersemangat untuk berinvestasi di sini.

"Ini adalah dynamic duo antara saya dan wamen. Yang satu model JW dan satu model begini WP. Kalau begini mengelola migas kita, akan semakin tambah investasinya," tandasnya.

Di sisi lain, kata Jero, presiden memberi perintah untuk mempercepat groundbreaking Blok Cepu sebelum akhir tahun.

"Dari lima kontrak, ada tiga yang sudah ditandatangani. Kita uber agar bisa groundbreaking sebelum akhir tahun. Pada 9 Desember saya bisa melakukan groundbreaking di Cepu. Jadi kalau kita sama pikirannya akan tercapai," pungkasnya. (ade)
TWITTER »
twit