Saham Keuangan Ambruk, Wall Street Terkoreksi

Martin Bagya Kertiyasa - Okezone
Selasa, 31 Januari 2012 08:14 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
NEW YORK - Saham-saham di Amerika Serikat (AS) melemah imbas macetnya solusi utang Yunani. Namun, reli pada siang telah meminimalisir kerugian karena kuatnya pergerakan saham-saham.

Mengutip Reuters, Selasa (31/1/2012), saham-saham jatuh lebih dari satu persen akibat negosiasi antara pemerintah Yunani dan pemegang obligasi atas restrukturisasi utang 200 miliar euro gagal mencapai kesepakatan, tepat sebelum pertemuan pemimpin Eropa dimulai.

Akan tetapi, kerugian tersebut berhasil ditutupi. Dengan optimitis, para investor lebih memilih mengabaikan masalah Eropa yang telah bergejolak sejak awal 2012, dan fokus pada kenaikan S&P 500 sebesar 4,7 persen pada bulan ini.

Indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 6,74 poin atau 0,05 persen ke level 12.653,72. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 3,32 poin atau 0,25 persen ke level 1.313,01 dan Nasadq melemah 4,61 poin atau 0,16 persen ke level 2.811,94.

Sementara di pasar saham Eropa, turun lebih dari satu persen. The FTSEurofirst 300 (FTEU3), perusahaan terbesar di Eropa, turun satu persen.

Meskipun krisis zona euro kembali menghantui, indeks S&P 500 berada di jalur terbaik sejak Oktober, dibantu oleh data ekonomi AS yang lebih kuat telah mengurangi kondisi dalam sistem keuangan Eropa, selain itu adanya dukungan dari bank sentral global juga memberikan sentimen postif.

Saham keuangan yang paling terimbas oleh perkembangan di Eropa. Sektor (GSPF) kehilangan satu persen, penurunan terbesar pada S&P 500. Bank of America (BAC) turun tiga persen menjadi USD7,06.

Sementara indeks saham material, teknologi dan telekomunikasi memimpin penguatan setelah pasar Eropa tutup. Indeks material S&P 500, GSPM sudah naik hingga 11 persen sepanjang tahun ini, namun ditutup sedikit melemah pada Senin.

Saham Apple juga membantu mengurangi pelemahan di Nasdaq setelah Morgan Stanley mengatakan produsen iPhone itu dapat menambah China Telecom dan China Mobile sebagai distributornya pada tahun depan. Saham Apple naik 1,3 persen menjadi USUSD 453,01.

Volume perdagangan cukup rendah, dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 6,2 miliar lembar saham, di bawah rata-rata pergerakan dalam 200 hari terakhir sebesar 7,8 miliar lembar saham. (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit