Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Yunani Mereda, Credit Default Swap RI Turun

Yuni Astutik , Jurnalis-Rabu, 01 Februari 2012 |11:59 WIB
Krisis Yunani Mereda, <i>Credit Default Swap</i> RI Turun
Ilustrasi: Grafik
A
A
A

JAKARTA - Indonesia Bonds Price Agency (IBPA) mengungkapkan jika keputusan KTT Uni Eropa yang akan menyepakati restrukturisasi utang Yunani dan akan difinalkan pada pekan ini meredakan kekhawatiran pasar.

Hal tersebut berimbas pada turunnya risiko domestik seperti tercermin dari turunnya Credit Default Swap (CDS) spread Indonesia dengan tenor lima tahun.

"Spread Indonesia turun ke level 177,715 atau turun minus 5,9 basis poins (bps)," kata Corporate Secretary IBPA Tumpal Sihombing seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Tumpal mengatakan, secara rata-rata, yield di tenor pendek yang berjangka satu sampai empat tahun mengalami kenaikan sebesar 8,7 bps. Sedangkan tenor menengah lima sampai tujuh tahun dan tenor panjang 8-30 tahun masih melanjutkan tren penurunannya dengan besarnya masing-masing 8,7 bps dan 9,9 bps.

Sementara spread antara tenor pendek dan tenor panjang yang diwakili oleh yield tenor dua dan 10 tahun terus menyempit ke kisaran 109 bps setelah di hari sebelumnya spread tersebut masih sekira 134 bps.

"Penyempitan ini disebabkan oleh kenaikan pada yield tenor dua tahun sebanyak 12,3 bps ke level 4,1868 persen sementara yield tenor 10 tahun turun 12,4 bps ke level 5,2868 persen," ujarnya.

Masih berlanjutnya tren penurunan di tenor menengah dan tenor panjang tercermin pada masih berlanjutnya rally harga Surat Utang Negara (SUN). Harga FR0060 yang mewakili tenor menengah kembali rally ke posisi 107,1463 atau naik 39,6 bps sedangkan harga seri FR0061, FR0059, dan FR0058 yang mewakili tenor panjang naik antara 76,0-152,0 bps.

"Terhitung sejak awal pekan ini, keempat seri tersebut secara rata-rata sudah mengalami kenaikan sebanyak 146,5 bps," tandasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement