Ilustrasi
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah seiring dengan rilis data ekonomi yang lebih lemah dari yang diperkirakan membuat investor terkejut usai sejumlah data ekonomi selalu positif dalam beberapa bulan terakhir.
Walau demikian, Wall Street pada Januari 2012 ini mencatatkan kinerja terbaik sejak Oktober 2011 lalu. Pasar saham mengalami reli sejak akhir tahun lalu. Hal ini seiring dengan harapan ekonomi AS yang dapat menghindari efek krisis Eropa.
Namun, data ekonomi, yakni harga rumah di AS dan aktivitas bisnis di Midwest AS membuat pelaku pasar hilang harapan, di tambah lagi dengan tingkat dan kepercayaan konsumen yang mengalami penurunan.
"Setelah Anda melihat pertumbuhan negatif, terutama di sekitar konsumen, itu menimbulkan argumen bahwa pertumbuhan PDB tidak nyata, dan akan kembali ke nol," kata managing director Wedbush Morgan Stephen Massocca seperti dikutip dari Reuters, Rabu (1/2/2012).
Laporan kinerja keuangan juga turut menekan indeks saham. Alhasil, harga saham Exxon Mobil Corp turun dua persen menjadi USD83,74 dan itu merupakan pendorong pelemahan terbesar pada Dow dan S&P 500.
Pada akhir perdagangan Selasa waktu AS, Dow Jones Industrial Average turun 20,81 poin atau 0,16 persen ke 12.632,91. Para Indeks Standard & Poor turun 0,61 poin, atau 0,05 persen ke 1.312,40. Dan Nasdaq Composite Index naik 1,90 poin atau 0,07 persen ke 2.813,84. (wdi)