JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.
"Kami proyeksikan hari ini IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 3.926-3.989," ungkap research analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Rabu (1/2/2012).
Dia menambahkan, IHSG kemarin ditutup menguat setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif. Kenaikan IHSG didorong oleh sentimen positif dari bursa regional Asia sehubungan dengan kesepakatan pemimpin Eropa untuk mengurangi defisit.
"D isisi lain pergerakan indeks juga dibayangi oleh kecemasan investor akan angka inflasi Januari serta bola liar wacana pembatasan BBM serta kenaikan tarif dasar listrik per 1 April mendatang," imbuhnya.
Berikut ini prediksi perdagangan saham dari sejumlah sekuritas.
HD Capital
Meredanya ketakutan utang Yunani dan krisis utang Eropa membuat regional kembail rebound dan rupiah menguat. Sehingga peluang untuk IHSG mencoba mengetes resistance psikologis di 4.000 didukung oleh saham big cap maupun second liner mulai terbuka. Support: 3.875-3.790 Resistance: 4.050-4.125. BUY: BUMI, BMRI, UNVR, BBTN.
eTrading Securities
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil rebound dengan candlestick membentuk pola Bullish Marubozu mengindikasikan sinyal Bullish Reversal. Sementara dari pergerakan indikator, Stochastic bergerak downtrend mencoba memasuki area oversold dengan RSI yang mencoba bergerak reversal. Pada perdagangan Rabu (1/2/2012), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3.907-3.992 dengan kecenderungan menguat. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain GGRM, SMGR, dan JSMR.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.