Ilustrasi
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengatakan dengan dilakukannya proses penawaran umum terbatas (right issue) saham pada tahun 2012 ini, perseroan menargetkan akan mendapatkan dana segar yang mencapai Rp3 triliun.
Direktur Utama BTN Iqbal Latanro menjelaskan, rencana pelepasan saham pada tahun ini adalah sekitar 12-14 persen yang telah mendapat persetujuan dari pemerintah.
"Rights issue dalam proses. Persetujuan seperti yang diungkap pemerintah tahun ini 12-14 persen, tinggal menunggu izin DPR," ujar Iqbal ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (31/1/2012) malam.
Lebih lanjut dia mengatakan, sesuai perhitungan dengan pelepasan 12-14 persen saham tersebut diperkirakan perseroan akan memeroleh tambahan dana segar sebkitar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun, yang akan mempertebal rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR).
"CAR jadi 20 persen dengan itu. Ini cukup untuk biayai ekspansi bisnis kita, bahkan lebih," ujarnya.
Sampai saat ini, perseroan masih menunggu proses persetujuan rights issue, yang tetap harus disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terlebih dahulu. "Ini kita tunggu, ke DPR dulu. Masih ada tahapan, tapi persetujuan dari pemerintah yang paling penting," pungkasnya. (wdi)