Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Target Lifting 2012 Tidak Realistis"

Saugi Riyandi , Jurnalis-Kamis, 02 Februari 2012 |14:39 WIB
 Lifting 2012 Tidak Realistis"" />
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) untuk mengajukan APBN-P 2012 terkait produksi minyak yang mungkin tidak tercapai.

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI Komisi VII Dito Ganinduto yang ditemui dalam Rapat Dengar pendapat dengan BP Migas di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

"Saya apresiasi BP Migas yang sudah sampaikan tingkat produksi realistis saat-saat ini, sehingga bisa menjadi acuan APBN-P nantinya," ujar Dito.

Menurutnya BP Migas mesti bekerja keras untuk mengejar targetnya sendiri sebesar 930 ribu bph dan bahkan APBN sebanyak 950 ribu bph. "BP Migas harus bekerja keras untuk mengejar target tersebut," katanya.

Sementara itu, pengamat perminyakan Pri Agung Rakhmanto mengatakan, dengan produksi tersebut, sangat berat bagi BP Migas mencapai target yang telah ditetapkan APBN 2012.

"Berat. Hampir pasti tidak akan tercapai. Targetnya itu yang harus diubah. Tidak realistis, KKKS mau diapakan saja, kalau memang targetnya yang tidak realistis ya tetap saja tidak akan tercapai," katanya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement