Ilustrasi. (Foto: okezone)
SOLO - Total aset perbankan pada Desember 2011 di wilayah Karesidenan Surakarta tumbuh sebesar 21,07 persen (year on year).
"Total asset mencapai Rp37,82 triliun. Total dari 64 Kantor Cabang Bank Umum dan 88 Kantor Pusat Bank Perkreditan Rakyat," jelas Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Solo Doni P Joewono saat mengemukakan tentang total aset perbankan per Desember 2011, di Kantor BI Solo, Jateng, Kamis (2/2/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pertumbuhan total aset perbankan terutama berasal dari meningkatnya Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan masyarakat yang mencapai Rp30,67 triliun atau tumbuh 22,38 persen (yoy).
Dilihat dari komponennya, kata Dono P Joewono, simapanan masyarakat paling banyak adalah dalam bentuk tabungan yang mempunyai pangsa sebesar 52,56 persen dari DPK. "Mencapai Rp16,12 triliun," ungkapnya.
Pangsa kedua disumbang dari simpanan deposito, menurut Kepala Kantor BI Solo, sebesar 34,63 persen atau sebesar Rp10,62 triliun. Sedang pangsa giro sebesar 12,81 persen atau sebesar Rp3,93 triliun. "Pertumbuhan dana pihak ketiga cukup bagus. Pertumbuhan seperti itu, perbankan lebih leluasa dalam menyalurkan kreditnya," jelasnya. (wdi)