>

LPS : Premi Rendah Simbol Bank Sehat

|

Idris Rusadi Putra - Okezone

Ilustrasi. Corbis.

 LPS : Premi Rendah Simbol Bank Sehat
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah menggodok penerapan sistem premi diferensial yang nantinya akan disesuaikan dengan risiko masing-masing bank.

Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan, sesuai kajian yang telah dilakukan, LPS akan menerapkan rentang premi 0,5 persen antara premi terendah dan tertinggi.

"Risiko itu banyak. Kita ambil rasio-rasio seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan sebagainya. Nanti kita rating, mana bank yang paling sehat dan masuk rating mana untuk tetapkan preminya," ujar Firdaus Djaelani di Kantornya, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Lebih lanjut dia mengatakan, sesuai dengan rating risiko masing-masing, LPS akan mengenakan premi penjaminan yang berbeda, antara 0,1 hingga 0,3 persen tergantung dari rating, dengan rentang premi terendah dan tertinggi sebesar 0,5 persen.

"Secara kualitas dan kuantitas, ada bank yang mungkin hanya bayar satu premi (0,1 persen) per tahun, tapi ada yang bayar tiga premi. Kita bagi tujuh kelompok bank, nanti kita 'rating'. Kategori yang nilai kesehatannya lebih besar akan dapat premi lebih murah. Nanti premi bisa berubah-ubah tergantung kinerja dan kondisi bank," jelasnya.

Dia menambahkan, dari data simulasi 2010, jumlah premi yang diperoleh LPS saat menerapkan tingkat premi yang sama untuk semua bank (flat rate premium), tidak jauh berbeda dengan penghitungan bila diterapkan sistem premi diferensial. "2010 kita dapat premi Rp4,5 triliun. Kalau diterapkan sistem premi diferensial itu kira-kira dapatnya sama," pungkasnya.

Sekadar informasi, saat ini LPS menerapkan flat rate premium sebesar 0,2 persen per tahun bagi setiap bank. Seluruh bank di wilayah nusantara sendiri wajib mengikuti program penjaminan LPS sesuai dengan UU LPS. (mrt) (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Modal Rp500 Ribu, Bisa Investasi di Reksa Dana & Emas