BTN dan Kementerian BUMN Koordinasi Bahas Right Issue

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Minggu, 5 Februari 2012 12:48 wib
Ilustrasi.
Ilustrasi.
JAKARTA - Tahun ini, PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BTN) berencana melakukan right issue. Meskipun begitu, BTN belum menentukan underwriter karena baru besok pihaknya akan berkordinasi dengan Kementerian BUMN.

"Underwriter (penjamin emisi) belum ada proses pemilihan. Kita baru akan koordinasi ke Kementerian BUMN Senin, setelah itu baru ke DPR untuk meminta persetujuan," ungkap Direktur Utama BTN Iqbal Latanro di sela-sela acara ulang tahunnya ke-62 di Tennis Indoor Senayan, Minggu (5/2/2012)

Perseroan yang bergerak di bidang penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) ini, berencana right issue sekira Rp2-3 triliun tahun ini. Aksi ini, menurut Iqbal diperlukan demi menjaga rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 20 persen sehingga lebih dari cukup untuk menyalurkan kredit.

"CAR kita kalau enggak right issue akan kurang dari 14 persen di 2014 dan ekspansi kredit kurang dari 14 persen. Kalau CAR kita saat ini CAR kita 18 persen," lanjut dia.

Menurut Iqbal, saat ini rasio penyaluran kredit terhadap simpanan (LDR) BTN masih tinggi, mencapai 104 persen dikarenakan adanya obligasi yang tidak dihitung.

"BTN enggak ada masalah likuiditas, hanya akan memperbaiki CAR, itu hanya langkah-langkah antisipatif. Struktur modal kita akan terganggu kalau bukan sekarang (melakukan right issue)," tambah dia.

Sementara itu, di tahun ini, Iqbal juga memaparkan bahwa perseroan tahun ini akan lebih fokus untuk menghimpun dana pihak ketiga (DPK) lewat dana murah.

"Kita mentargetkan 2012 akan ada 25 persen pertumbuhan kredit baru. Outstanding kredit kita di 2011 lalu sangat baik, sekira 24 persen seluruhnya," tandas Iqbal. (nia) (rhs)
TWITTER »
twit