Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengaku meski hanya menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 19 persen tahun ini, perseroan menginginkan pertumbuhan yang berkualitas dan fokus ke industri unggulan di daerah.
Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengungkapkan, karena ingin tumbuh berkualitas, perseroan telah menyiapkan 10 chief economist di daerah. Chief economist ini berperan untuk memberikan pandangan dan masukan tentang potensi bisnis di daerah.
"Kita 19 persen tahun ini karena ingin tumbuh berkualitas. Kita tidak berani 25 persen karena ada faktor benahi dulu dan kembangkan ekonomi daerah," ujar gatot usai
penandatanganan kredit kepada Waskita Karya, di Jakarta, Senin (6/2/2012).
Menurut Gatot, tugas dari chief economist ini adalah untuk mengidentifikasi setidaknya lima industri unggulan yang dapat dibiayai.
"Selain itu, mereka juga mengidentifikasi wilayah yang paling cepat pertumbuhan serta membantu Pemerintah Daerah setempat untuk mendorong pengembangan industri," tutupnya. (gna) (Erichson Sihotang /Koran SI/rhs)