Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Asuransi Sinar Mas pada 2011 telah membukukan premi brutto Rp3,73 triliun atau meningkat sebesar 14 persen dibandingkan periode yang sama di 2010.
"Pencapaian laba sebelum pajak dan aset Asuransi Sinar Mas di 2011 mengalami peningkatan. Laba sebelum pajak Rp399,41 miliar meningkat sebesar 32 persen dibandingkan 2010. Sementara aset mencapai Rp3,31 triliun atau meningkat 20 persen dari 2010," ungkap Direktur Asuransi Sinar Mas Dumasi MM Samosir dalam siaran persnya kepada okezone, Senin (6/2/2012).
Menurutnya, perolehan premi brutto masih didominasi dari asuransi kebakaran yang menyumbangkan premi Rp1,58 triliun (42 persen dari total premi brutto), asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp1,14 triliun (30 persen dari total premi brutto).
Kemudian asuransi kesehatan sebesar Rp528,29 miliar (14 persen dari total premi brutto), asuransi lain-lain sebesar Rp274,38 miliar (tujuh persen dari total premi brutto), Marine Cargo dan Hull sebesar Rp198,53 miliar (lima persen dari total premi brutto), dan Premi Engineering sebesar Rp11,93 miliar.
Sementara premi netto Asuransi Sinar Mas berhasil membukukan premi Rp1,42 triliun, meningkat 24 persen dibandingkan periode 2010, dengan komposisi per jenis bisnis adalah premi asuransi kendaraan Bermotor Rp784,86 miliar, premi asuransi kesehatan Rp471,29 miliar, premi asuransi kebakaran Rp69,60 miliar, premi asuransi lain-lain Rp57,89 miliar, premi marine cargo dan hull Rp33,24 miliar, dan premi engineering Rp2,79 miliar.
Sedangkan rasio pencapaian solvabilitas ASM sejak 31 Desember 2011 sebesar 341,86 persen, jauh melebihi yang disyaratkan oleh pemerintah sesuai ketentuan Risk Based Capital (RBC) sebesar 120 persen. (ade)