Yawadwipa Minati Bank Mutiara

Perbanas Berharap Yawadwipa Bukan Spekulan

Iwan Supriyatna - Okezone
Selasa, 7 Februari 2012 12:43 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Adanya investor yang tertarik untuk membeli PT Bank Mutiara Tbk diharapkan membawa angin segar bagi perbankan di Indonesia.

Ketua Persatuan Bank Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengatakan ada dua motivasi investor dalam mengelola perbankan, pertama untuk mendapat capital gain jangka pendek. Kedua adalah mendapatkan capital gain untuk jangka panjang.

"Dulu investor Bank Century dia hanya mau capital gain saja," jelas Sigit kala ditemui usai Pembukaan BNI International Seminar Workshop, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Meski begitu, dia berharap investor yang meminati eks Bank Century tersebut bukan hanya spekulan perbankan saja. "Bukan spekulasi yang nantinya cuma poles-poles lalu jual lagi," tegas dia.

Bagi Sigit, tidak menjadi masalah apakah investor yang meminati Bank Mutiara tersebut merupakan investor lokal ataupun asing. "Yang penting investor berorientasi jangka panjang, bukannya hanya cari capital gain sekalipun itu legal," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Yawadwipa Companies, perusahaan asal Singapura, mengaku telah menyampaikan minat secara resmi kepada penasihat keuangan PT Bank Mutiara Tbk untuk mengakuisisi Bank tersebut dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Yawadwipa, sebuah perusahaan dari Singapura, yang pernah sukses mengakuisisi Bank BCA pada 2002 lalu, menyatakan siap membeli 100 persen saham Bank Mutiara dari LPS. Yawadwipa bahkan berani menawarkan Rp6,75 triliun sesuai yang ditawarkan LPS. (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit