Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Berhasil Jual Listrik 158 TWH di 2011

Saugi Riyandi , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2012 |16:32 WIB
 PLN Berhasil Jual Listrik 158 TWH di 2011
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) mengklaim berhasil menjual lisrik sebesar 158 Tera Watt hour (TWh) lebih tinggi dari realisasi 2010 sebesar 147,3 Twh sepanjang 2011.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PLN Nur Pamudji dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Menurutnya, peningkatan penjualan tersebut disebabkan lonjakan jumlah pelanggan PLN yang memasang listrik baru pada tahun lalu.

"Pelanggan tahun lalu bertambah 3,5 juta pelanggan atau melonjak 229 persen dari target 1,5 juta pelanggan baru. Total jumlah pelanggan PLN saat ini mencapai sekira 45,9 juta pelanggan," tutur dia.

Nur Pamudji mengungkapkan, saat ini pelanggan masih didominasi pelanggan rumah tangga yaitu 42,6 juta pelanggan atau bertambah 3,2 juta dari 2010. "Pelanggan bisnis mencapai dua juta pelanggan, bertambah sekira 0,1 juta dari posisi 2010," katanya.

Sedangkan total pelanggan industri mencapai 50.365 pelanggan bertambah sekira 1.700 pelanggan dari posisi 2010. "Sementara itu kategori pelanggannya saat ini berjumlah 1,3 juta pelanggan dan bertambah 91.300 dari posisi 2010," lanjutnya.

Lebih lanjut Nur menambahkan, di 2012 ini pihaknya menargetkan dapat menjual listrik sebanyak 172,2 TWh. "Sedangkan, target penambahan pelanggan baru sebanyak 2.5 juta pelanggan," tukasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan dari penjualan listrik di 2011 pihaknya membukukan pendapatan sebanyak Rp117 triliun. "Untuk target pendapatan 2012 ini masih dihitung," jelas Benny. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement