Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPR Minta Tim Investigasi Program 10.000 MW

Saugi Riyandi , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2012 |17:15 WIB
 DPR Minta Tim Investigasi Program 10.000 MW
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendesak pemerintah untuk membentuk tim investigasi terkait program 10 ribu megawatt (mw) tahap pertama yang tidak sesuai jadwal.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Agus Sulistiono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan PT PLN (Persero) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

"Saya rekomendasikan kepada Komisi VII dan PLN segera bentuk Tim Investigasi terkait pelaksanaan program proyek 10 ribu mw tidak sesuai jadwal. Saya yakin ini ada 'main-main' dalam proyek tersebut," ujar Agus.

Dia berharap tim investigasi tersebut melakukan verifikasi pelaksanaan proyek listrik 10 ribu mw tahap pertama khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.

"Kami pernah melakukan kunjungan kerja di salah satu daerah wilayah Indonesia Timur bersama Direktur Operasi Wilayah Indonesia Timur, Vickner Sinaga untuk melihat proyek pembangkit yang dijanjikan mulai 2011 pelaksanaannya, tetapi sampai saat ini tidak berjalan," jelas Anggota DPR RI dari Fraksi PKB ini.

Lebih lanjut dirinya pesimistis bahwa proyek 10 ribu mw tidak akan berjalan dengan baik. "Sementara, sampai saat ini proyek pembangkit listrik tahap pertama yang mulai beroperasi penuh di 2012, dari 15 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk Indonesia Timur baru enam PLTU," pungkasnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement