JAKARTA - Pemerintah kembali mengadakan lelang lima Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau yang lebih dikenal dengan Sukuk negara dengan target indikatif Rp1 triliun.
Kelima sukuk tersebut akan dilelang pada 14 Februari 2012, yang terdiri dari empat Sukuk berbasis proyek (project Based sukuk) yakni seri PBS001 (new issuance), PBS002 (ropening), PBS003 (reopening) dan PBS004 (new issuance), dan satu sukuk negara dengan seri SPN-S15082012 (new issuance).
Dengan demikian, keempat sukuk berbasis proyek tersebut memiliki aset penjamin (undelying asset) yakni proyek atau kegiatan dalam APBN 2012, sementara untuk sukuk negara berupa Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.
Selain itu, untuk seri PBS002 memiliki imbalan sebesar 5,45 persen dan PBS003 memiliki imbalan sebesar 6,00 persen sedangkan SPN-S15082012 memberikan imbalan diskonto.
Tujuan dari penerbitan kelima sukuk tersebut tak lain untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan seperti yang telah dicanangkan dalam APBN 2012.
SBSN seri SPN-S 15082012 akan diterbitkan menggunakan akad ijarah sale & lease back, sedangkan Seri PBS001, PBS002, PBS003 dan PBSO04 menggunakan akad ijarah asset to be Leased.
Setelmen SBSN seri PBS001, pBS002, PBS003, PBS004 dan SPN-S FU082012 akan diraksanakan pada 16 Februari 2012 atau dua hari kerja setelah tanggal pelaksanaan letang (T+2). (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.