BI Dorong Perbankan Agresif Salurkan Kredit ke Pertanian

Iwan Supriyatna - Okezone
Rabu, 8 Februari 2012 13:00 wib
Ilustrasi: Corbis
Ilustrasi: Corbis
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendorong perbankan lebih aktif menyalurkan kredit di sektor pertanian. Oleh karena itu, BI juga menggandeng Kementerian Pertanian untuk memuluskan hal tersebut.

"Kami sendiri mendorong perbankan untuk membiayai di bidang sektor pertanian yang lebih besar. Nantinya model-modelnya harus didesain dan perlu dikembangkan," ungkap Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad, dalam seminar di JCC, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Dalam memuluskan niatan tersebut, Bank Sentral telah menggandeng Menteri  Pertanian.

"Harus ada tren yang lebih efektif dan ada sesi khusus diskusi yang lebih mendalam yang nantinya perlu pendanaan dana akselerasinya," lanjutnya.

Hal ini dikarenakan realisasi kredit ketahanan Pangan dan energi (KKPE) hanya sebesar 33 persen saja di 2011.

Sebagai informasi, BI mencatat, per November lalu, perbankan menyalurkan kredit ke masayarakat sebesar Rp2.146 triliun. Angka ini sudah tumbuh Rp446 triliun atau 26 persen. Dari angka ini, menurut dari data BI, kredit di sektor pertanian mencapai Rp105 miliiar di bank umum. Bank swasta menyalurkan Rp58,43 miliar.

Bank devisa Rp32,29 miliar, bank nondevisa Rp599 miliar sedangkan BPD hanya Rp6 miliar. Bank Campuran sendiri menyalurkan Rp5,7 miliar sedangkan bank asing menyalurkan Rp2,65 miliar sehingga total penyaluran kredit ke sektor pertanian di sektor perbankan per November 2011 mencapai Rp750,35 miliar.  (gna) (rhs)
TWITTER »
twit