Saatnya Lending Rate Turun

Kamis, 9 Februari 2012 17:41 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.

JAKARTA - Keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) diharapkan mendorong lending rate juga turun.

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengapresiasi turunnya suku bunga acuan BI yang kini berada di level 5,75 persen. 

Menurutnya, penurunan tersebut masih sejalan dengan inflasi pada Januari 2012 yang berada di level 0,76 persen atau 3,65 year on year (yoy). Rendahnya tekanan inflasi diperkirakan akan berlanjut pada bulan ini.

"Selama itu terjaga, saya pikir penurunan BI rate bisa bantu dorong pertumbuhan ekonomi," ungkap Bambang di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (9/1/2012).

Dia mengatakan, suku bunga acuan BI tidak serta merta dan tidak otomatis bisa menurunkan lending rate. Idealnya, kata dia, penurunan suku bunga acuan diikuti upaya serius untuk mengurangi lending rate agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Manajemen risiko bank harus lebih baik sehingga nett interest margin bisa turun. Karena bank-bank ini sudah cukup profitable. Saya rasa kalau pertumbuhan kreditnya bagus itu tidak terlalu mengganggu. Ini lebih ke upaya untuk meyakinkan perbankan Indonesia untuk mengkalkulasi risiko," tutupnya. (mrt) (Wisnoe Moerti/Koran SI/rhs)
TWITTER »
twit