Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Langkah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan BI (BI Rate) menjadi 5,75 persen dari enam persen dinilai tepat.
Pengamat ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Anggito Abimanyu, menjelaskan dengan penurunan BI rate diharapkan dapat juga berimbas pada penurunan suku bunga kredit.
"Sejauh ini saya setuju dengan penurunan BI Rate. Karena dengan penurunan BI Rate, diharapkan adanya penurunan suku bunga kredit ke depannya," ungkap Anggito.
Ini dikatakan Anggito kala ditemui dalam Diskusi Publik ILUNI UI Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Menurutnya, dengan adanya penurunan suku bunga kredit nanti diharapkan bisa menggerakkan perekonomian sehingga bisa membuat pasar tenang.
"Selain itu, penurunan BI rate ini juga bisa mengantisipasi krisis perekonomian yang terjadi di global," pungkasnya. (ade)