JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pastikan anak usahanya yaitu PT GMF Aero Asia tidak bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.
"GMF definitely tidak bisa IPO, kita sudah memberitahu ke menteri BUMN, kita tidak perlu ijin BUMN, cuma kasih tahu kesiapan saja," ungkap Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan saat ditemui seusai acara "2012 Stocks Winners" di Pasific Place, Jakarta, Kamis (9/2/2012) malam.
Alasan ditundanya GMF melantai di pasar modal adalah karena pendapatan dari anak usaha Garuda tersebut belum sepenuhnya berasal dari luar Garuda. Meskipun menurutnya, jika dilihat secara kesiapan, GMF siap untuk melantai di pasar modal.
"Kendalanya di capital market, kan 70 persennya masih dari Garuda," akunya.
Dia mengakui, 2008 lalu sempat dikatakan yang akan melakukan IPO adalah GMF. Namun, karena terkendala oleh pendapatan GMF yang masih berasal dari Garuda, maka dipastikan yang akan maju terebih dahulu mencatatkan namanya di BEI adalah cucu usaha Garuda yaitu PT Aero Catering Service (ACS).
"Sebagai gantinya, kami siapkan ACS yang sudah siap untuk IPO," tandasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.