JAKARTA - Aksi profit taking nampaknya kian dalam menyeret laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan perdagangan sore ini, IHSG ambles ke 3.912,39 akibat turun 66,59 poin atau 1,67 persen.
Dalam fluktuasinya, IHSG sempat mencatatkan level tertingginya pada 3.978,99 dan level terendahnya pada 3.895,61. Indeks LQ45 anjlok 16,30 poin atau 2,3 persen ke 678 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 9,49 poin atau 1,7 persen ke 559.
Riset MNC sekuritas mengungkapkan, adanya penurunan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin tidak dapat menjadi pemicu menguatnya IHSG. "Penurunan BI Rate sebenarnya sudah diantisipasi sejak awal 2012," ungkap riset tersebut, Jumat (10/2/2012).
Sektor pendukung indeks saham bergerak turun. Sektor tambang turun 53,56 poin atau 1,9 persen, sektor perkebunan turun 24,05 poin atau 1,0 persen dan sektor keuangan turun 15,95 poin atau 3,2 persen.
Sementara, bursa Asia masih mixed dengan indeks Shanghai naik tipis 2,39 poin atau 0,10 persen, Hang Seng merosot 226,15 poin atau 1,08 persen, Nikkei turun 55,07 poin atau 0,61 persen dan Straits Times anjlok 23,33 poin atau 0,78 persen.
Tercatat sebanyak 210 saham melemah dengan 66 saham menguat dan 74 saham bergerak stagnan, nilai transaksi pada siang ini tercatat sebesar Rp6,05 triliun dengan volume sebanyak 3,98 miliar lembar saham diperdagangkan dan aksi jual oleh investor asing sebesar Rp527,75 miliar.
saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp10.000 ke Rp420.000, PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk (MBAI) turun Rp400 ke Rp13.400, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp300 ke Rp6.400.
Sementara Saham-saham yang melemah (top losers) antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.750 ke Rp71.200, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.700 ke Rp55.000, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp650 ke Rp40.450. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.