JAKARTA - Naiknya peringkat Indonesia menjadi investment grade harus diiringi dengan pembangunan infrastruktur yang cepat.
"Pemerintah harus benar-benar mempercepat pertumbuhan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri," kata Equity Research Citigroup Securities Ferry Wong, dalam paparannya di acara 2012 Stocks Winners di Pacific Place, Jakarta, Kamis (9/2/2012) malam.
Dikatakannya, sebelum naik peringkat pun, dana asing yang masuk ke Indonesia sudah cukup deras. Diharapkan, dana yang masuk ke Indonesia dapat digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, dengan infrastruktur yang tertata maka target pertumbuhan ekonomi dalam negeri akan tercapai.
"Infrastruktur merupakan salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi dalam negeri," ujarnya.
Selain itu dia juga mengatakan, dengan naiknya peringkat tersebut diperkirakan saham sektor perbankan akan kembali positif seperti pada 2011, apalagi dengan turunnya suku bunga acuan (BI rate) akan memicu perusahaan menerbitkan obligasi.
Selain sektor perbankan, dia juga mengemukakan, beberapa sektor saham yang diproyeksikan positif tahun ini yakni konstruksi, properti, dan toll road. "Dengan turunnya BI rate akan membuat yield obligasi menjadi rendah," tandasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.