BANDUNG - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi mendaratkan pesawatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/2/2012), untuk melayani rute Bandung-Surabaya.
Pesawat Boeing 737-500 berkapasitas 96 kursi yang terdiri dari 12 kelas bisnis dan 84 kelas ekonomi. Pesawat dengan registrasi PK GGF ini akan menempuh rute Bandung-Surabaya dan sebaliknya, setiap hari (PP).
Jadwal keberangkatan rute baru Garuda dari Bandung (GA 361) mulai pukul 14.35 WIB dan tiba di Surabaya pukul 15.55 WIB. Sedangkan dari Surabaya (GA 360) dimulai pukul 12.35 WIB dan tiba di Bandung pukul 13.50 WIB.
Peresmian pendaratan perdana dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Direktur Operasional Garuda Indonesia Ari Safari, Direktur Marketing dan Sales Garuda Indonesia M Arief Wibowo.
Peresmian dimulai tepat pukul 13.50 WIB di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Saat itu, pesawat Garuda Boing 737-500 mendarat mulus di bandara. Direktur Operasi Garuda Indonesia Ari Safari mengatakan, dibukanya rute Garuda Bandung Surabaya untuk meningkatkan potensi pariwisata di Jawa Barat, khususnya di Bandung.
"Kami harap pembukaan rute ini lebih mengembangkan wisata dan ekonomi di Jabar," kata Ari, dalam peresmian pendaratan perdana Garuda, Jumat (10/2/2012).
Dia menambahkan, rute Bandung-Surabaya tersebut juga terhubung dengan penerbangan Surabaya-Denpasar dan Surabaya-Makassar. "Sehingga memudahkan masyarakat Bandung untuk terbang menuju kota-kota Makassar, Denpasar, dan Surabaya, begitu juga sebaliknya," katanya.
Kepala Seksi Manajer Operasional Husein Sastranegara, Sutrisno menambahkan, dengan dibukanya rute Garuda Bandung-Surabaya, maka maskapai di rute tersebut makin ramai.
Saat ini, Bandara Husein tiap harinya melayani 17 kali penerbangan domestik dan tujuh kali penerbangan internasional. "Untuk rute Bandung-Surabaya, di sini sudah ada Sriwijaya Air dan Merpati Air, ditambah kini Garuda," katanya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.