Ditjen Pajak Minta Wartawan "Sadarkan" Wajib Pajak

Saugi Riyandi - Okezone
Sabtu, 11 Februari 2012 15:16 wib
Gambar: Gedung Ditjen Pajak/okezone
Gambar: Gedung Ditjen Pajak/okezone
SUKABUMI - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menggandeng wartawan
guna memberi pengetahuan kepada masyarakat untuk menggenjot target penerimaan pajak sebesar Rp1.032,6 triliun di 2012.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Dedi Rudaedi mengatakan hal ini dalam rangka memberikan pemahaman yang sama buat perpajakan ke masyarakat karena saat ini sering terjadi kesalahpahaman.

"Karena teman-teman wartawan sangat strategis untuk Ditjen Pajak tidak
hanya itu tapi juga sistem perpajakan nasional. Agar supaya bagaimana
teman-teman menyampaikan ke masyarakat tidak missleading," ujarnya yang
ditemui dalam media gathering di Hotel Lido Lakes, Sukabumi (11/2/2012).

Menurutnya saat ini target penerimaan pajak tidak tercapai karena adanya ketidaktahuan dari masyarakat untuk membayar pajak dengan benar. "Hal-hal sepele tetapi itu penting untuk pengetahuan karena banyak juga wartawan yang tidak mengetahui bagaimana cara mengisi pajak dan tugasnya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar membayar pajak," tegasnya.

Dirinya pesimis dengan kinerja 32 ribu pegawai pajak yang memungkinkan
tidak akan tercapainya target tersebut karena kurang kesadaran dari masyarakat dan informasi yang diberikan kurang dipahami. "Kita ini cukup sulit dengan 32 ribu pegawai tidak cukup untuk kemudian mensukseskan penerimaan yang ditargetkan di 2012 sebesar Rp1032,6 triliun. Kalau kita jalan sendirian tidak akan mampu. Teoritis kita tidak akan mampu tanpa bekerja sama dengan pemangku kepentingan," jelasnya.

Lebih lanjut Dedi menambahkan kesadaran masyarakat saat ini kurang untuk
membayar pajak dan Ditjen Pajak akan berupaya bekerjasama dengan para
awak media untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan pentingnya
membayar pajak.

"Ini ada upaya mendorong tingkat kepatuhan masyarakat. Kalau tidak ada kerjasama masyarakat tidak akan mengetahui dan sadar betapa pentingnya membayar pajak. Dan ini sangat kira kita harus perhatikan betul dan mengamankan angka target tersebut. Kita harus bisa bersinergi dengan baik," pungkasnya. (git)
(rhs)
  • kacung » 0 Tanggapan
    DITJEN PAJAK SUDAH GAK WARAS LAGI....MASYARAKAT SUDAH DARI DULU TAAT PAJAK, PUNYA KENDARAAN BAYAR PAJAK, PUNYA RUMAH BAYAR PAJAK, PUNYA TANAH BAYAR PAJAK, NABUNG DI BANK BAYAR PAJAK, BELI INI ITU KENA PAJAK ...JADI DIMANA GAK PATUHNYA DAN GAK SADARNYA MASYARAKAT??? YG ADA TUH HAMPIR SELURUH PEJABAT NEGARA YG GILA SAMA UANG PAJAK DARI RAKYAT...BOCOR KELUAR DAN BOCOR KE DALAM DI APBN
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gopel » 0 Tanggapan
    yg bener tu wajib pajak minta wartawan sadarkan ditjen pajak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ojo ngguyu » 0 Tanggapan
    bukan masyarakat yg diingatkan dan diajari utk taat membayar pajak bosss. tapi pegawai pajaknya yg didik utk tidak korupsi. pegawai pajak dgn golongan IIIb korupsinya ratusan miliar...bagaimana dengan ........, acakadut.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • manson » 0 Tanggapan
    Buat apa juga bayar pajak, kalau para petinggi negara kita menghambur-hamburkan uang negara. Beli inilah, beli itulah, bangun gedung ini itu, belum lagi korupsi sementara rakyatnya masih banyak yang melarat. Para petinggi negara kita terlalu kolot pemikirannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • azka » 0 Tanggapan
    ditjen pajak sebagai org pemerintahan ndak malu kah ngomong spt itu? Kemana alokasi pajak itu? Untuk di korupsi, rehab wc, mau nambah pesawat lg, atau.... Mata lu pada ndak liat kah sekolah yg ambruk, jembatan rusak, sarana kesehatan tidak memadai... Keparat.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit