JAKARTA - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) menargetkan kontrak baru di tahun ini meningkat sekira 39,6 persen dibanding perolehan kontrak baru tahun lalu, yang mencapai Rp12,1 triliun.
"BUMN karya tersebut pada tahun ini akan fokus pada sejumlah proyek kontruksi berskala besar dari pemerintah, BUMN, maupun swasta," kata Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo, saat dihubungi, Selasa (14/2/2012) malam.
Di samping itu, perseroan juga membidik proyek minyak dan gas (migas) serta melakukan investasi di bidang energi dan infrastruktur.
Adapun, kontribusi masing-masing pilar bisnis atas target kontrak baru tersebut didominasi dari proyek kontruksi yang mencapai 62 persen atau senilai Rp10,48 triliun.
Sedangkan target kontrak dari sektor properti hanya satu persen atau setara Rp169 miliar, engineering, procurement and construction (EPC) sebesar 19 persen atau senilai Rp3,2 triliun serta investasi di bidang energi dan infrastruktur sekira 18 persen atau sebesar Rp3 triliun.
"Dari target order book mencapai Rp27 triliun, perseroan memproyeksikan pendapatan tahun ini sebesar Rp8,7 triliun. Nilai tersebut meningkat sebesar 40 persen dibanding prognosa pendapatan tahun lalu," ungkapnya.
Salah satu proyek yang dikerjakan perseroan pada tahun ini adalah proyek EPC Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas berkapasitas 90 megawatt (MW) Sei Gelam-Jambi senilai Rp850 miliar.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.