Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BP Migas Gandeng Polda Jatim Amankan Blok Cepu

Saugi Riyandi , Jurnalis-Rabu, 15 Februari 2012 |12:29 WIB
 BP Migas Gandeng Polda Jatim Amankan Blok Cepu
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA – Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk pengamanan khusus terhadap proyek pengembangan lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dikelola Mobil Cepu Limited (MCL).

Deputi Umum BP Migas J Widjonarko mengatakan proyek blok Cepu merupakan salah proyek strategis nasional dengan tingkat produksi mencapai 165 ribu barel minyak per hari dan diharapkan dapat meningkatkan penerimaan Negara dalam APBN serta memberikan multiflier efek yang pada akhirnya mampu mensejahterakan seluruh rakyat di Indonesia secara keseluruhan.

Blok Cepu sendiri merupakan proyek nasional untuk pencapaian produksi minimal 1,01 juta barel per hari di 2014 sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2012 tentang Peningkatan Produksi Minyak Bumi Nasional.

"Karena Blok Cepu merupakan aset nasional dan merupakan kepentingan nasional maka kami berharap produksi dapat tercapai tepat pada waktunya, untuk itu kami menandatangani perjanjian kerja sama pengamanan khusus dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mengamankan seluruh operasional pengembangan Blok Cepu," ujarnya dalam keterangan pers kepada okezone di Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Hadiatmoko mengatakan langkah ini sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2012 dimana Presiden memerintahkan Gubernur, Bupati, Walikota untuk mempercepat proses perizinan untuk semua proyek minyak dan gas bumi guna meningkatan produksi minyak bumi nasional. "Kami menjalankan tugas sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku termasuk Inpres No 2/2012," tegasnya.

Sebagai informasi, Mobil Cepu Ltd sebagai operator Blok cepu akan membangun fasilitas penuh produksi sebesar 165 ribu barel per hari, fasilitas pengolahan gas sebesar 124 mmscfd, fasilitas sumur produksi sebanyak 34 sumur, dan pembangunan pipa pengiriman minyak bumi sepanjang 95 kilometer.

Lapangan Banyu Urip diperkirakan mengandung lebih dari 450 juta barel minyak. Fasilitas yang ada saat ini telah memungkinkan lapangan tersebut berproduksi pada kisaran 20 ribu barel per hari. Hingga saat ini produksi minyak dari lapangan Banyu Urip telah mencapai 13 juta barel. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement