Bank DKI. Foto: Koran SI
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank DKI Eko Budiwiyono berharap kerja sama dengan PT Asuransi Jasindo bisa dapat segera merealisasikan penjaminan kredit, penjaminan garansi, dan asuransi kerugian.
"Di perbankan itu sebenarnya banyak nasabah yang memiliki usaha dan proyek yang bagus, tetapi tidak cukup punya agunan," ujarnya, di Jakarta, Kamis (16/2/2012).
Dia menambahkan, nasabah yang tidak memiliki kecukupan agunan, kemudian dipakai penjaminan asuransi menjadi penjamin kredit, yang nantinya jika telah menjadi nasabah akan dijamin oleh Asuransi Jasindo. Sehingga apabila kredit macet, maka akan dibayarkan oleh Jasindo.
Mengenai penjaminan garansi, Jasindo diminta untuk segera menerbitkan garansi render, uang muka, dan pelaksanaan dengan mempunyai back up yang cukup untuk penjaminan garansi tersebut.
"Untuk pinjaman asuransi kerugian, misalnya jika nasabah mengalami kebakaran, pihak Jasindo akan mengganti kerugian yang diderita nasabahnya 100 persen. Namun itu semua tergantung Jasindo aktif atau tidaknya mencari nasabah," pungkasnya.
Adapun kerja sama di antara kedua belah pihak ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dikalangan perbankan, khususnya nasabah dan karyawan serta relasi yang terkait dengan Bank DKI.
Perjanjian kerja sama lainnya, meliputi penerbitan produk bank garansi melalui mekanisme kontra bank garansi dan juga produk asuransi kredit atas fasilitas kredit, serta modal usaha yang disalurkan oleh Bank DKI kepada debiturnya. (ade)