Hatta: Lifting 2012 Tidak Lagi Relevan

R Ghita Intan Permatasari - Okezone
Selasa, 21 Februari 2012 08:45 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Pemerintah mulai pesimistis terhadap angka lifting dalam asumsi APBN 2012. Karenanya, dalam APBN Perubahan 2012, lifting akan dikoreksi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pembahasan terhadap asumsi-asumsi pada APBN 2012 dapat dilakukan apabila kondisi global tidak lagi memungkinkan.

Dia menyebutkan, Indonesia Crude Product (ICP) sebagai salah satu asumsi yang sudah tidak lagi relevan. Hal tersebut, kata dia, karena adanya rencana Iran yang menghentikan penjualan minyaknya kepada sejumlah negara.

"Makanya kita harus melakukan sesuatu, apalagi sekarang sudah jauh sebanyak 10 persen perubahannya terhadap ICP itu kalau kita tidak lakukan pembahasan akan menimbulkan postur perubahan terhadap APBN kita," ungkap dia kala ditemui dikantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (20/2/2012) malam.

Selain itu Hatta menambahkan, asumsi yang juga akan diubah adalah lifting minyak di Indonesia. "Harus kita lihat lagi, lalu yang kedua lifting. Coba lebih realistis lagi lah, at least dua itu," paparnya. (mrt) (rhs)
  • ida ayu » 0 Tanggapan
    langkah tepat mengantisipasi... lebih baik mencegah dari pada kena imbas
    Beri Tanggapan Laporkan
  • santi » 0 Tanggapan
    iran tidak memasarkan minyak....... terus akan gimana tuh negara besar seperti ameria..... untungnya di indonesia masih banyak tukang minyak, dari minyak kayu putih, minyak gosok, minyak jelanta sampai minyak wangi........ setuju aja sama pak hatta mau diapain tuh APBN asal rakyat nga sekarat aja
    Beri Tanggapan Laporkan
  • budi prasetyo » 0 Tanggapan
    sudah saatnya rakyat mendapaatkan pelayanan yang terbaik, APBN harus berpihak pada rakyat, usulan bapak bisa saja dilakukan demi kelangsungan bangsa
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit