Tunda Spin Off, CIMB Pilih Dual Banking Model

Rabu, 22 Februari 2012 15:37 wib
Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid (tengah). (Foto: Koran SI)
Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid (tengah). (Foto: Koran SI)
JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menyatakan belum berniat melakukan pemisahan usaha (spin off) anak usahanya CIMB Niaga Syariah. Perseroan memilih untuk membesarkan dan melakukan dual banking model.

Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, perseroan saat ini lebih memiliki untuk melaksanakan dual banking model. Sistem yang dimaksudkan Arwin adalah, ketika nasabah datang ke cabang perseran, nasabah dapat menikmati layanan produk konvensional maupun syariah.

"Dengan demikian kita bisa menerapkan produk syariah ke semua segmen produk. Spin off itu gampang, tapi akan lebih seru dan menantang kalau dual banking," ujarnya usai Press Conference Paparan Kinerja Tahun 2011 CIMB Niaga di Jakarta, Rabu (22/02/2012).

Untuk itu, kata dia, perseroan tidak akan terburu-buru atau terdesak untuk melakukan spin off. Saat ini cabang syariah CIMB Niaga berjumlah sebanyak 23 unit cabang syariah. Sementara secara keseluruhan, jumlah kantor cabang perseroan telah mencapai 630 cabang, termasuk syariah, naik dibandingkan periode Desember 2010 sebanyak 615 cabang.

Pertambahan jumlah kantor cabang tersebut menjadikan jumlah jaringan kantor CIMB Niaga secara keseluruhan menjadi 901 dari sebelumnya 751 jaringan kantor di tahun 2010.

Pertumbuhan jumlah kantor cabang juga dibarengi dengan bertambahnya jumlah ATM sebanyak 445 ATM menjadi 1.749 ATM di tahun 2011, dari 1.304 ATM per akhir 2010. Sementara jumlah Self-Service Terminal (SST) tercatat sebanyak 244. (Erichson Sihotang /Koran SI/wdi)
TWITTER »
twit