JAKARTA - Terkait rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas mengimbau rencana tersebut harus dijelaskan maksudnya secara jelas kepada publik.
"Sekarang menaikkan (BBM) itu untuk apa? Saya rasa itu berisiko. Walaupun keduanya berisiko, mau dinaikkan atau tidak. Oleh karena itu pemerintah harus bisa menjelaskan maksud rencana tersebut," ujar Taufik Kiemas di kediamannya Jalan Teuku Umar Nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).
Selain itu, dia juga meminta agar rencana tersebut harus mendapatkan pengawasan ketat dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Rencana kenaikan tersebut harus dikontrol oleh DPR. Saya menanyakan kepada pemerintah, yang sebaiknya ditanyakan oleh Komisi XI. Ini yang subsidinya mau dibawa kemana? Apa untuk orang miskin apa infrastruktur? DPR harus mengontrol itu," ungkapnya.
Oleh karena itu, Taufik Kiemas berharap agar rencana tersebut harus rasional dan jangan sampi menyengsarakan rakyat.
"Kita mesti rasional juga. Dikaji kalau naik bagaimana caranya. Kita jangan menyengsarakan rakyat. Sebaiknya kenaikan harga itu sendiri harus bisa menolong orang-orang susah," pungkasnya. (wdi)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.