Pemerintah Minta Maaf Naikkan Harga BBM

Misbahol Munir - Okezone
Kamis, 23 Februari 2012 19:39 wib
Menteri ESDM Jero Wacik. (Foto: okezone)
Menteri ESDM Jero Wacik. (Foto: okezone)
JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia lantaran akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebentar lagi.

Meski demikian pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan kebijakan tersebut. Dia mengatakan pihaknya sedang melakukan penghitungan secara matang untuk pemberlakuan kebijakan itu.

"Mohon maaf kepada rakyat Indonesia BBM akan naik. Tapi kita tengah hitung jangan buru-buru. Kita tengah hitung yang terbaik untuk rakyat. Walaupun yang terjadi kantung kita mengempes,” ujar Jero kepada wartawan usai mengikuti Pengarahan SBY pada Rapat Kerja 2012 Kementerian Luar Negeri dengan Perwakilan RI di Luar Negeri, di Ruang Nusantara, Kemlu, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Lanjut Jero, untuk mengantisipasi lonjakan yang tinggi pemerintah akan melakukan efesiensi terkait beberapa kebutuhan dan sektor yang bisa mengimbangi beban negara agar tidak membebani rakyat. "Negara akan melakukan efisiensi, ada beberapa yang selalu kita lakukan kita tunda, yang bisa kita tunda sehingga rakyat tidak terlalu berat,” kata dia.

Sementara meski telah dipastikan BBM akan mengalami kenaikan pemerintah belum menentukan kisaran harga BBM yang akan ditetapkan. Menurut dia, harga akan ditetapkan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) dibahas dan disepakati bersama oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Untuk kapan dan besarannya kita lihat nanti, akan keluar di APBN-P setelah pemerintah dan DPR membahasnya,” jelasnya.

Sebab bagaimana pun kenaikan BBM tidak bisa dihindari karena minyak dunia mengalami kenaikan dan itu mempengaruhi terhadap harga BBM di Indonesia. Solusinya kata dia, dapat diatasi dengan mengurangi subsidi dan menaikkan BBM.

Namun, pemerintah juga akan memberikan kompensasi terhadap rakyat dengan bantuan yang masih dibahas bentuknya untuk meringankan beban rakyat. "Kenaikan dunia mempengaruhi, berapa subsidi yang harus kita lakukan, berapa kompesansi yang akan kita berikan kepada rakyat," pungkasnya. (wdi)
  • Rew » 0 Tanggapan
    gw punya pertanyaan besar .... Kenapa harga BBM harus dinaikkan .. padahal kita punya banyak minyak di negeri ini... Pertamina diolah oleh BUMN dan kenapa harga minyak kita mengikuti harga minyak di new york... thanks juragan yang memberi tanggapan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Koruptor Ngamuk » 0 Tanggapan
    Luar biasa pemerintahan SBY,,membunuh rakyat sendiri..jgn sembunyi d balik kata2 prihatin dan badanmu yg besar..berjiwa besarlah bung..freeport kontraknya diperpanjang,BUMN d jual,century ga selesai,gayus peti es,wisma atlet??? Tp gaji PNS naik....trus skrang aja tunjangan TKD gk kena pajak n naik Gaji naik n klo diitung2 PNS gajinya 5 juta minimal.....ajib bgt Blm lg bagi2 jatah BOS n BOP dah brp tuch skrng masyarakat kebanyakan di bo'ongin.... tunggu tanggal mainnya rakyat akan marah....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wong ndeso-klutuk » 0 Tanggapan
    jangan hanya harga bbm saja yang dinaikkan boss?? gaji pegawai negeri juga naikkan dong...dari dulu janjinya mau diremunerasi...ditunggu-tunggu nggak datang-datang realisasinya. dengan remunerasi...mudah2an tingkat korupsi di lingkungan pemerintahan bisa berkurang.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sahir » 0 Tanggapan
    bbm naik itu bagus. drpd jadi barang rebutan ngantri berjam2. yg payah pakai gembar gembor segala, yg happy ya para penimbun itu pasti.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jay » 0 Tanggapan
    Mmg sdh shrsnya dinaikkan tdk mgnkn ngr trs nambah subsidi=utang. Yg pntg ngr hrs tegakkan hkm, berantas koruptor dn tegas, adil tp pandang bulu & cepat. Sy ykn rakyat akan puas!Uang ngr dp ikut dinikmati rakyat yg tak mampu bkn dinikmati oleh koruptor!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit