Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Rupiah Masih Nyaman di Rp9.000/USD"

Yuni Astutik , Jurnalis-Kamis, 23 Februari 2012 |07:43 WIB
Ilustrasi. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan tertekan di level Rp9.000 per USD.

"Rupiah saya lihat sangat nyaman di level Rp9.050 per USD. Bank Indonesia (BI) juga masih terus intervensi. Kalau saya lihat, misal ke Rp8.900 per USD, itu cuma bertahan sebentar," kata Analis Valuta Asing, David Summual saat dihubungi okezone di Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang masih terus merujuk pada pergerakan dan kondisi eksternal, seperti kondisi Yunani. Seperti diketahui, Yunani baru saja memperoleh dana talangan untuk kedua kalinya 130 miliar euro. Dana tersebut guna menghindari Yunani dari gagal bayar pada Maret mendatang.

"Namun dengan kondisi persetujuan dana bailout tersebut, investor masih ragu-ragu. Mereka khawatir hal ini hanya berlangsung daam jangka pendek," akunya.

Selain itu, April merupakan bulan pemilihan umum (pemilu) di Yunani. Dikahawatirkan, dengam pergantian kepemimpinan yang baru, kebijakan yang ada saat ikut berubah.

Mengutip reuters, pada penutupan perdagangan kemarin rupiah diperdagangkan di Rp9.055 per USD, dengan kisaran perdagangan harian Rp9.040-Rp9.060 per USD. Sementara menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah diperdagangkan di Rp9.059 per USD, dengan range perdagangan Rp9.014-Rp9.104 per USD. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement