JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum dapat menunjukkan kinerja yang memuaskan dengan turun 22,73 poin atau 0,57 persen ke 3.972,30.
Sementara Indeks LQ45 turun 5,53 poin ke 688,45 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 5,68 poin ke 565,07. Sektor-sektor IHSG bergerak melemah dengan sektor perbankan turun 3,32 poin atau 0,7 persen, sektor tambang terkoreksi 8,77 poin atau 0,3 persen diikuti sektor perdagangan anjlok 1,21 poin atau 0,2 persen.
Meski begitu, terpantau Sektor properti berjuang sendiri menopang laju IHSG dengan menguat 1,14 poin atau 0,4 persen ke 479,14.
Dalam riset hariannya e-Trading Sekuritas mengungkapkan, secara teknikal, IHSG terkoreksi dengan candlestick yang membentuk pola hanging man yang mengindikasikan sinyal bearish reversal. "IHSG akan cenderung melemah dan akan bergerak dikisaran 3.963-4.028," ungkap riset tersebut, Kamis (23/2/2012).
Terpantau 160 saham melemah, dengan 60 saham menguat, dan 91 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,59 triliun dengan volume transaksi 2,21 miliar lembar saham diperdagangkan. Serta aksi jual investor asing sebesar Rp3,411 miliar.
Saham-saham di Asia bergerak melemah dengan indeks Shanghai stagnan 1,29 poin, indeks Hang Seng merosot 211,74 poin atau 0,98 persen, indeks Nikkei flat 8,86 poin dan indeks Straits Times melemah 27,42 poin atau 0,92 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp1.200 ke Rp50.000, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp1.150 ke Rp16.400, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.100 ke Rp44.600.
Saham perbankan yang terpantau melemah (top losers), antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1,200 ke Rp71.150, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp650 ke Rp28.550, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) turun Rp450 ke Rp39.300. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.