Logo CIMB Niaga. Foto: okezone
JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengaku akan terus meningkatkan porsi dana murah yang saat ini porsi dari total dana pihak ketiga (DPK) mencapai 44,32 persen. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan layanan, termasuk meluncurkan layanan mobile banking 'Go Mobile'.
Direktur Strategi dan Keuangan CIMB Niaga Wan Razly Abdullah menjelaskan, untuk mendukung pertumbuhan kredit tahun ini dikisaran 17-18 persen maka diperlukan pertumbihan DPK yang lebih tinggi dari kredit yaitu 18-20 persen, terutama pertumbuhan casa.
Maka dari itu, diperlukan strategi layanan yang memuaskan dan memenuhi kebutuhan nasabah, salah satunya dengan layanan internet banking ataupun mobile banking.
"Kita akan meningkatkan rasio casa dan tahun ini diharapkan bisa mencapai 45 persen, butuh waktu memang untuk mencapai casa yang lebih tinggi," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Pada akhir 2011 perseroan mencatat perolehan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 12 persen menjadi Rp131,81 triliun. Dana murah (current account saving account/casa) naik 14 persen menjadi Rp58,42 triliun. Dengan komposisi current account sebesar Rp30,67 triliun atau naik 12 persen, kemudian saving account sebesar Rp27,75 triliun atau naik 16 persen.
Rasio dana murah perseroan meningkat menjadi 44,32 persen atau naik 74 bps dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun deposito berjumlah Rp73,40 triliun atau naik 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Strateginya kita akan fokus outlet channel, ATM, CDM. Kita akan fokus dalam meningkatkan internet banking service," kata dia. (Erichson Sihotang /Koran SI/ade)