"Iran tidak Bergantung Pada Dolar"

Khairisa Ferida - Okezone
Rabu, 29 Februari 2012 18:05 wib
Ilustrasi. (Foto: okezone)
Ilustrasi. (Foto: okezone)
TEHERAN - Kepala Bank Sentral Iran Mahmoud Bahmani mengatakan, sanksi keuangan yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa terhadap Bank Sentral Iran tidak akan menghambat sektor perdagangan Iran.

"Iran tidak hanya bergantung pada dolar dan beberapa negara lain dapat menggunakan mata uangnya sendiri. Jika ada negara yang ingin membayar dengan emas, Kami akan menerimanya," ujar Kepala Bank Sentral Iran Mahmoud Bahmani seperti dikutip AFP, Rabu, (29/2/2012).

Pernyataan Kepala Bank Sentral Iran itu muncul seiring dengan semakin ketatnya sanksi-sanksi keuangan yang dijatuhkan oleh internasional terkait dengan program nuklir Iran. Sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan Uni Eropa itu ditengarai telah membuat Iran kesulitan dalam melakukan transaksi keuangan internasional terutama dalam melakukan ekspor dan impor.

Namun Iran merespon dengan cepat masalah ini dengan mencari cara untuk menyiasatinya, terutama dengan mengurangi ketergantungan Iran terhadap transaksi dolar.

"Kami telah berhasil menemukan metode baru dalam melakukan transaksi dengan negara lain. Pertama-tama menyingkirkan dolar, kedua menggunakan mata uang lokal, atau pun menerapkan metode barter," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. (wdi)
  • unyu unyu » 0 Tanggapan
    "Kami telah berhasil menemukan metode baru dalam melakukan transaksi dengan negara lain. Pertama-tama menyingkirkan dolar, kedua menggunakan mata uang lokal, atau pun menerapkan metode barter," ujar Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. menlu iran memang canggih! tak ada dollar emas pun jadi heheheh
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit