Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPO PTPN VII Tunggu Restu Pemerintah

Yuni Astutik , Jurnalis-Kamis, 01 Maret 2012 |16:02 WIB
IPO PTPN VII Tunggu Restu Pemerintah
Ilustrasi. (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - PT perkebunan Nusantara VII (PTPN VII) memastikan jika rencana Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana masih menunggu keputusan dari pemegang saham.

"Kita proses sudah siap dari 2008. Tapi untuk go, mesti ada persetujuan dari pemegang saham," ungkap Direktur Utama PTPN VII Boyke Mukijat yang mulai hari resmi diangkat menjadi Direktur Utama menurut keputusan Kementerian BUMN, di Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Dia memastikan, pada dasarnya PTPN VII sudah siap untuk melantai di bursa tahun ini. Namun, hal itu tidak harus menjadi opsi utama untuk memperoleh tambahan dana. "Alternatif apa tidak harus IPO, ada capital finance," akunya.

Sebagaimana yang diketahui, perusahaan berencana akan melepas 30 persen saham ke publik dengan target perolehan dana sebesar Rp1,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan perusahaan untuk peremajaan tanaman dan pengembangan industri Crude Palm Oil (CPO). Sebelumnya, PTPN VII tetap menargetkan diri untuk melakukan IPO di semester dua tahun ini.

"Kami memang sedang melakkan proses holding BUMN perkebunan, tetapi kajian proses IPO tetap jalan terus sesuai arahan Menteri BUMN," ujar Direktur Produksi PTPN VII Mardjan Ustha belum lama ini.

Dalam proses IPO tersebut, Mardjan mengaku akan melepas saham hingga 30 persen dengan target dana yang bisa didapat mencapai Rp1,5 triliun. "Dananya akan digunakan untuk peremajaan tanaman dan pengembangan industri CPO," lanjut dia.

Namun, Mardjan belum bisa menyebut siapa penjamin emisi (underwriter) dari proses IPO tersebut. Sebelumnya juga, Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana meninjau ulang rencana IPO PTPN VII. Dahlan menyebut rencana pembentukan holding BUMN perkebunan dan kondisi pasar saham menjadi alasan penundaan rencana IPO tersebut.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement