JAKARTA - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa dunia usaha belum bisa masuk ke pasar modal.
"Yang pertama adalah karena mau tidak mau kita akui jika kalangan usaha belum kenal dengan pasar modal," kata Ketua Bapepam-LK Nurhaida, pada sambutannya dalam seminar Pasar Modal Efisiensi di sektor keuangan: Tantangan Bagi pengembangan Sektor Riil Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (14/3/2012).
Alasan kedua, menurutnya, terkait dengan masalah perpajakan, yang masih menjadi momok menakutkan bagi para pelaku usaha untuk masuk ke pasar modal. Meski begitu, dia berjanji ke depannya Bapepam-LK akan memperbaiki ini yaitu caranya dengan sosialisasi.
"Kita lakukan yang pertama sosialiasasi di dunia usaha kita harap Kadin ikut membantu, akan sangat lebih baik. Bapepam-LK juga berharap adanya pertemuan dan diskusi dengan pelaku pasar," akunya.
Hal lain yang dipersiapkan adalah adanya e-registration, yaitu penyertaan pendaftaran berbasis elektronik. Penyederhanaan ini katanya, tanpa mengurangi disclosure investor.
Dia mengungkapkan, dengan adanya penyederhanaan untuk pendaftaran yang menurutnya bisa menjadi alternatif, mampu menggalang dana di kalangan pengusaha di pasar modal, sehingga bisa timbul efisiensi.
"Ini bisa jadi alternatif penggalangan dana di kalangan pengusaha. Dengan adanya alternatif biasanya akan menderict kepada efisiensi," tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.