Ilustrasi. (Foto: Koran SI)
JAKARTA - Asosiasi Bisnis Syariah Indonesia (Asbisindo) berharap, tantangan perbankan syariah tidak membuat industri syariah meredup.
“Melihat track record yang sudah ada, kami berharap ke depan keuangan syariah akan lebih dominan,” kata Ketua Asbisindo Ahmad Riawan Amin di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Harapan tersebut harus dibarengi dengan regulasi agar semuanya bisa berjalan dengan baik. Dan yang paling terpenting penyamaan dan penyatuan persepsi antar perbankan syariah agar bisa lakukan action terbaik ke depan.
Dengan adanya penyatuan visi dan pandangan dari para pelaku industri perbankan syariah, maka diharapkan menciptakan suatu persatuan bukan suatu perbedaan.
“Pada dasarnya tujuan musyawarah nasional (munas) menyatukan visi kita mengenai apa itu perbankan syariah. Ini guna menghadapi tantangan yang ada terkait perbankan syariah ke depan,” terangnya.
Dengan adanya penyatuan visi dan pandangan dari para pelaku industri perbankan syariah, maka diharapkan menciptakan suatu persatuan bukan suatu perbedaan. “Setelah penyatuan pemikiran, diharapkan ada spirit yang terus berjuang dan ada mekanisme dalam menjalankanya dengan baik, sehingga memunculkan kesinambungan,” katanya. (wdi)