Dear MRE dan okezone, saya baru saja menikah dan seorang pegawai swasta dengan penghasilan Rp2,9 juta sudah dipotong pajak. Suami saya berpenghasilan Rp3,4 juta sudah dipotong pajak.
Saat ini saya mempunyai utang sekira Rp33 juta sebagian di enam credit card (total utang Rp27 juta) dan satu KTA (Rp6 juta). Saya bingung bagaimana caranya melunasi utang yang kartu kredit, apakah saya harus meminjam KTA dengan jumlah total utang kartu kredit atau harus membayar lebih? Mohon bantuan ibu/bapak. Atas bantuannya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.
Oleh:
Cicilia KV ([email protected])
Jl Raflesia C 9/11 Tambun, Bekasi
Jawaban MRE
Senang bertemu dengan Ibu Cicilia. Terima kasih atas kepercayaan Ibu Cicilia kepada Team MRE dan okezone untuk menjawab pertanyaan Ibu Cicilia.
Untuk melunasi utang kartu kredit ada beberapa langkah:
1. Langkah pertama, gunting kartu kredit Anda. Jika kartu kredit itu masih dapat dipakai maka kita akan tergoda untuk menggunakan kembali. Sedangkan tagihan kita masih ada jika kita tetap menggunakan maka utang kartu kredit kita tidak akan selesai.
2. Langkah kedua, kita menghubungi dahulu penerbit kartu kredit meminta untuk tidak dikenakan bunga lagi. Memang tidak semua penerbit kartu kredit mau menghentikan bunganya. Tetapi biasanya mereka tidak keberatan dengan penghentian tersebut karena kita juga berjanji akan menyicil dalam jangka waktu tertentu. Dengan diberhentikan bunganya, beban yang kita harus tanggung menjadi lebih ringan dan ada kepastian jumlah yang akan kita lunasi.
3. Langkah ketiga, cari pinjaman yang tidak dikenakan bunga. Misal kepada orangtua, saudara, atau teman. Tidak harus sebesar utang kita tidak apa-apa. Misal utang kita sebesar Rp33 juta ada yang memberikan pinjaman Rp5 juta atau kurang, kita terima saja.
Tetapi pinjaman tersebut dapat kepada beberapa orang kemungkinan kita dapat jumlah yang cukup untuk melunasi tagihan tersebut. Dengan tidak di kenakan bunga maka kita tidak mendapat beban bunga kartu kredit yang besar biasanya sekira 36 persen setahun. Untuk meminjam KTA tidak di sarankan karena biasanya bunga KTA pun cukup besar sekira 20 persenan setahun.
4. Langkah keempat, prioritaskan membayar tagihan kartu kredit yang mengenakan bunga yang paling besar bukan tagihan kartu kredit yang besar jumlahnya. Untuk KTA kita lakukan pembayaran sesuai dengan cicilan kita agar tidak dikenakan denda dan biaya administrasi lain.
5. Langkah kelima, saat ini prioritaskan tujuan keuangan Anda untuk melunasi tagihan kartu kredit atau utang kepada kerabat. Pergunakan sekira 50-70 persen dari penghasilan Anda dan pasangan untuk membayar tagihan tersebut. Apalagi pengeluaran keluarga Ibu Cicilia belum terlalu banyak karena belum memiliki anak.
Lakukan langkah tersebut segera jangan ditunda-tunda. Karena jika kita tunda bunga atau tagihan akan terus bertambah. Semoga langkah langkah tersebut berguna untuk Ibu Cicilia. Jika memerlukan pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi kami Team MRE.
Diasuh oleh:
Eko Munawan, CFP for okezone
MRE Financial & Business Advisory
www.mre.co.id
Offfice : One Pacific Place 15th Floor, Sudirman Central Business District
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53 Jakarta 12190 Indonesia
Phone : +62 21 2550 2425 Fax : +62 21 2550 2555
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.