>

BBM Naik, Perumahan Kecil di Depok Kena Imbas Jangka Pendek

|

Marieska Harya Virdhani - Okezone

Perumahan (foto: pancamr.lecture.ub)

 BBM Naik, Perumahan Kecil di Depok Kena Imbas Jangka Pendek
DEPOK – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April 2012 bakal mempengaruhi investor menanamkan modalnya di Depok. Sebab kenaikan harga BBM merembet pada ongkos transportasi, dan bahan bangunan.

"Isu kenaikan BBM belum mempengaruhi para investor menanamkan modalnya di Depok. Tapi bila naik maka bisa berpengaruh terhadap para investor. Karena harga lainnya juga akan naik," kata Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Depok, Sri Utomo di Balai Kota, Selasa (27/03/12).

Sri menambahkan bahwa saat ini sejumlah investor masih tertarik menanamkan modalnya di sektor properti. Seperti pembangunan Apartemen Margonda Residance 4 dan 5 serta Giant di Bojongsari, Depok. Menurut Sri, salah satu investor yang akan berpengaruh atas kenaikan BBM itu adalah investor sektor perumahan.

Untuk jangka pendek, kenaikan BBM itu mempengaruhi investor perumahan menengah ke bawah, sedangkan jangka panjang akan mempengaruhi pembangunan perumahan menengah ke atas. Untuk perumahan menengah ke bawah dampak kenaikan BBM diproyeksikan tidak akan berdampak jangka panjang karena peminat perumahan jenis itu masih besar. Sedangkan untuk perumahan menengah ke atas dampak kenaikan BBM akan terasa lama karena peminatnya berkurang.

"Saya prediksi satu sampai dua bulan dampaknya akan dirasakan perumahan kecil. Tapi karena peminatnya banyak maka investor pun mau tak mau mengikuti pasar. Berbeda jika perumahan menengah ke atas tampaknya akan lesu," jelasnya

Sri menambahkan, pembatasan down payment (DP) sebesar 30 persen dari harga rumah oleh Bank Indonesia diprediksi tak akan mempengaruhi penjualan. Sebab rumah dibutuhkan oleh masyarakat.

“Apalagi untuk perumahan murah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Selain itu juga pengembang dapat mengatasi hal itu dengan teknik DP ringan namun cicilan per bulannya besar,” tegasnya.
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Stimulus Jepang Angkat Dow Jones ke Level Tertinggi