Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Entrepreneur 5000, Strategi Hadapi Situasi Pasar RI

<i>Entrepreneur</i> 5000, Strategi Hadapi Situasi Pasar RI
Logo IBEC. Dokumentasi IBEC
A
A
A

JAKARTA - Kebangkitan ekonomi Indonesia diyakini sudah di depan mata, terkait dengan diberinya peringkat ke Indonesia investment grade.

Adapun pada 2013 mendatang, diyakini akan ada perubahan dahsyat di dunia entrepreneurship Indonesia. Nah, tanyakan pada diri sendiri, apa yang akan disiapkan untuk menghadapi ekonomi Indonesia yang akan mencapai pendapatan per kapita USD5.000.

Hal tersebut disampaikan Founder PiILLAR Business Accelerator Lyra Puspa, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, Rabu (4/4/2012).

Fakta tersebut disokong dari pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,7 persen dengan inflasi 3,7 persen. Kemudian Indonesia masuk dalam G20 dan VIST (negara dengan pertumbuhan investasi emas tertinggi di dunia).

"Indonesia juga masuk dalam Investment Grade versi Fitch & Moody's. Lalu muncul kelas menengah Indonesia yang mempunyai daya beli yang kuat," ujarnya.

Di samping itu, ditambahkannya, saat ini entrepreneurship terlihat booming, terutama dari kaum muda, urban, berpendidikan tinggi dan melek online.

Maka dari itu, Lyra mengatakan bila Entrepreneur 5000 (E5000) menjadi jawabannya. Di mana ini adalah sebuah strategi yang harus dimiliki oleh setiap Entrepreneur Indonesia dalam menghadapi situasi pasar Indonesia saat mencapai pendapatan perkapita USD5.000.

"E5000 akan dibahas secara detail berikut strategi implementasi di lapangan pada event Indonesian Business & Entrepreneurship Conference (IBEC) 2012," tukasnya.

Sekadar informasi IBEC sendiri akan dilangsungkan pada Sabtu 7 April 2012 mulai pukul 09.00 WIB di Assembly Hall Plaza Bapindo, Jakarta.

Tokoh-tokoh nasional berpengalaman di bidangnya akan berbagi pengalaman dalam menghadapi situasi Indonesia dengan pendapatan per kapita USD5.000 tersebut di antaranya Erbe Sentanu (Penulis Buku Mega Bestseller Quantum Ikhlas, Founder Katahati Institute), Kafi Kurnia (Pakar Branding), Fahira Idris (Pengusaha, Ketua Saudagar Muda Minang).

Selanjutnya ada Safir Senduk (Perencana Keuangan), Danny Oei (Ex CMO KasKus dan Founder Mindtalk Inc), Rangga Umara (Owner Pecel Lele LELA), Aryo Diponegoro (Property Developer & Penulis buku Property Mega Profit), Saptuari (Owner Kedai Digital, Finalis WMM 2007), Reza (Pemilik Maicih), Ali Akbar (pakar SEO).

Lalu ada Asep Kambal (Heritagepreneur, Komunitas Historia Indonesia), Sonny B Sofjan (Pakar Income Pentagon, Mentor Bisnis, Founder PILLAR | Business Accelerator), Erry Priyambodo (Praktisi, MentorBisnis), hingga Sahmullah Rivqi (Pakar Eva Power, Founder PILLAR | Business Accelerator).

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement