>

Bupati Inhil Larikan Sertifikat Nasabah Bank Riau Kepri

|

Banda Haruddin Tanjung - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Corbis)

Bupati Inhil Larikan Sertifikat Nasabah Bank Riau Kepri
PEKANBARU - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Indra Muklis Adnan melarikan lima sertifikat nasabah Bank Riau Kepri. Hal itu terungkap setelah Polda Riau melakukan pemeriksaan tiga saksi. Yakni Eriyanto dan Asio, petinggi Bank Kepri serta Muhammad Yunus Hasbi.

"Pengakuan saksi terungkap bahwa Indra Muklis melarikan sertifikat milik Sulastri," kata Kepala Unit I Reskrim Umum Polda Riau Kompol Efri Yanuari kepada okezone, Senin (9/4/2012) malam.

Dari pengakuan saksi Hasbi kejadian itu bermula saat 23 Febuari 2012 lalu tanpa sengaja dia berjumpa dengan Indra Muklis di Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan, Inhil. Pada saat yang bersamaan, ada Sugianto saudara dari Sulastri mengadakan pertemuan dengan Surip, Kepala Cabang Bank Kepri dan Eriyanto untuk mengambil sertifikat.

Saat akan serah terima sertifikat itulah Sugianto menyapa sambil mendatangi Hasbi yang tidak jauh dari Sugianto. Hal itu karena Hasbi adalah dosennya. "Saat itu Sugianto terus mengobrol berdua dengan Hasbi. Sementara sertifikat masih di meja tempat Sugianto duduk. Di situlah Indra Muklis mengambil dan melarikan sertifikat itu. Dan Sugiato menengatahuinya dan mencoba memintannya ke Indra, tapi tidak diberikan," tukasnya.

Namun demikian penyidik masih mengembangkan kasus ini. "Dalam waktu dekat kita akan ke Kantor Bank Riau Kepri Cabang Inhil. Yakni untuk pendalaman kasus ini," tambahnya.

Kasus dugaan penggelapan dana nasabah ini berawal saat Sulastri yang merupakan Dirut RS Inhil ini melakukan pinjaman ke Bank Riau Kepri cabang Inhil sebanyak Rp4,8 miliar. Dengan jaminan lima sertifikat tanah, yang terhitung dari 11 November 2011.

Sulastri yang juga menjabat ketua organisasi kepemudaan ini pun telah melunasi utangnya pada Januari 2012. Namun hingga kini sertifikat tanah belum dikembalikan pihak bank tanpa alasan yang jelas. Sertifikat itu dirampas Indra diduga berkaitan dengan masalah pribadi dengan Sulastri. (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pertamina-BUMN Migas Angola Sepakat Kembangkan Bisnis