JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklaim penyerapan anggaran pada kuartal I lebih baik dari tahun lalu. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya pengeluaran pada akhir Maret ini.
"Hingga akhir Maret saya kalau lihat sampai akhir Maret memang dari sisi pengeluaran. Di mana di 2012 sampai Maret akhir itu kira-kira di 17 persen lebih baik dari tahun lalu periode yang sama sebesar 16 persen," ungkap Menkeu Agus Dw Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Menurutnya, dari sisi belanja modal ada perkembangan yang cukup baik. "Di belanja modal kalau di tahun lalu sampai Maret itu mungkin tiga sampai empat persen sekarang ini tujuh sampai delapan persen," jelas Agus.
Meski kecil, namun Menkeu meyakini ini masih langkah awal karena penyarapan tersebut baru pada kuartal I. "Kemarin ini karena ada proses APBN perubahan itu di Maret pasti ada sedikit tertahan," tambah dia.
Dia melanjutkan, proses penyesuaian DIPA yang umumnya Kementerian Lembaga (K/L) akan ada yang dihemat dan ada penghematan sebesar Rp18,9 triliun. "Ada juga K/L yang memperoleh alokasi tambahan. Jadi itu semua harus dirapihkan DIPA-nya," jelas dia.
Agus mengatakan, revisi DIPA telah rampung pada 30 Maret dengan anggaran sebesar Rp1.500 triliun. "Kami sendiri mengharapkan sebelum akhir April ini harus bisa selesai. Kita juga tahu ada beberapa K/L yang harus menyelesaikan pembahasan dengan DPR tetapi kita harapkan akhir April ini sudah bisa efektif," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.