Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Bakal Jadi Negara Maju Jika 2% Rakyatnya Pengusaha

Mustholih , Jurnalis-Minggu, 15 April 2012 |14:14 WIB
RI Bakal Jadi Negara Maju Jika 2% Rakyatnya Pengusaha
Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat rapat bersama Menkeu Agus Marto. Foto: Tangguh Putra/okezone
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa menyebut Indonesia berpotensi menjadi negara maju jika dua persen rakyatnya menjadi pengusaha.

Dia mengatakan suatu bangsa bisa menjadi negara maju apabila disokong masyarakat yang terjun di dunia wirausaha.

"Tidak ada satu bangsa di dunia ini yang mampu menjadi negara maju tanpa ditopang oleh sejumlah pemuda dan masyarakat yang berwirausaha," kata Hatta dalam acara penjaringan 5.000 calon wirausahawan muda bersama, di Kampus STEKPI, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (15/4/2012).

Menurut Hatta, penduduk yang menjadi pengusaha di negera-negara besar seperi Amerika Serikat dan Eropa memiliki angka hingga belasan persen. Bahkan, diakuinya, Malaysia memiliki enam persen pengusaha.

"Di Eropa Timur yang dahulu berpaham komunis saat ini memacu kemajuan bangsanya dengan mendorong pemuda mereka berwirausaha," katanya.

Hatta mendorong para pemuda Indonesia untuk tidak ragu berwirausaha. "Sangat jelas mengapa program kewirausahaan ini menjadi penting. Kunci sukses untuk menjadi bangsa besar," kata Hatta berpromosi.

Menurut Hatta, Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang luar biasa. Dia mengatakan 241 juta rakyat Indonesia harus dilihat sebagai modal besar ekonomi.

"Kuantitas itu tidak boleh dilihat sebagai beban bangsa. 241 juta rakyat Indonesia harus kita jadikan aset utama, kekuatan bangsa. Harus kita dorong menjadi manusia berkualitas yang siap bersaing dengan bangsa manapun," terangnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement