JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) berencana terbitkan obligasi konvensional bunga tetap dan sukuk ijarah dengan total Rp2,5 triliun.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterbitkan perseroan di Jakarta, Selasa (17/4/2012), obligasi konvensional dan sukuk ijarah tersebut memiliki tenor 10 tahun.
Rencananya dana hasil obligasi tersebut akan digunakan perseroan untuk melakukan investasi dan pembayaran utang. Obligasi tersebut telah mendapatkan peringkat AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Adapun sebagai penjamin emisi dalam penerbitan obligasi berdenominasi rupiah ini antara lain PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT HSBC Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. Sementara yang menjadi wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia.
Sebelumnya, perseroan menyatakan jika utang jatuh tempo tahun ini totalnya USD141,2 juta (Rp1,29 triliun) dan sebesar Rp2,06 triliun dalam kurun waktu 12 bulan. "Utang jatuh tempo tersebut ada yang dengan Bank Mandiri, ada yang dengan sindikai pihak asing," ungkap Division Head Indosat Djarot Handoko.
Dikatakannya, perusahaan tahun ini memang berniat menyelesaikan utang. Adapun utang yang terlebih dahulu diselesaikan adalah utang yang memiliki beban bunga tinggi. "Yang beban bunga tinggi kita selesaikan," tandasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.