Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Pabrik di Kazhakstan, MASA Janji Pakai Rakyat RI

Yuni Astutik , Jurnalis-Jum'at, 20 April 2012 |12:24 WIB
 Bangun Pabrik di Kazhakstan, MASA Janji Pakai Rakyat RI
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

CIKARANG - PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menggandeng perusahaan BUMN dari Kazhakstan. Adapun pembangunan pabrik ban tersebut mencapai USD300 juta.

"Kami memang sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan perusahaan BUMN di sana. Nama perusahaannya Samruk Kazyna," kata Direktur MASA Uthan Sadikin di Kantornya, Karawang, Jawa Barat, Jumat (20/4/2012).

Pabrik yang saat ini tengah disiapkan uji kelayakan atau feasibility study (FS) tersebut, memiliki kapasitas produksi sebesar tiga juta unit per tahun. Nantinya, ban yang akan diproduksi mematenkan merk Achilles dan sebuah merk yang menggunakan bahasa Rusia.

"Untuk FS-nya, akan rampung sekira tiga hingga enam bulan lagi. Sementara konstruksinya akan dimulai satu tahun setelah FS, dan bisa beroperasi pada tahun ketiga, sekira 2015," tuturnya.

Sedangkan untuk pemilihan tempat pembangunan pabrik baru tersebut, karena Kazhakstan merupakan negara yang berada di tengah-tengah kawasan Asia. "Di sana pasarnya besar, kebutuhan besar," akunya.

Meski begitu, dia menjelaskan, porsi kepemilikan saham saat ini belum dapat dipaparkan. Sebab, hal tersebut masih ada dikaji lebih jauh. Namun yang pasti, MASA berencana menyumbang sekira USD60 juta dari total pembangunan pabrik tersebut. "USD60 juta itu berupa teknologi, training serta uang cash. Tapi komposisinya berapa nanti dulu lah," jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, selain teknologi yang akan didatangkan dari Indonesia, nantinya pabrik tersebut akan mempekerjakan 50 persen dari tenaga kerja di Indonesia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement