JAKARTA - PT Aneka Tambang (ANTM) membukukan laba bersih selama kuartal satu sebesar Rp379 miliar atau laba bersih per saham Rp39,82. Kenaikan laba bersih disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan feronikel, bijih nikel, dan emas.
"Kinerja Antam pada kuartal I-2012 masih tetap solid di tengah penurunan harga nikel. Masih kuatnya permintaan atas komoditas nikel dan emas mendukung capaian kinerja keuangan kami. Pada awal kuartal I-2012 kami melakukan optimasi pabrik FeNi II dan telah diselesaikan dengan baik di awal April 2012. Optimasi pabrik FeNi II akan mendorong peningkatan efisiensi. Kami yakin kinerja operasi dan finansial Antam masih akan tetap kuat di 2012,” ujar Direktur Antam Alwinsyah Lubis dalam siaran pers, Selasa (1/5/2012).
Penjualan bersih Antam, dijelaskan Alwinsyah, naik 24 persen menjadi Rp2,5 triliun pada kuartal pertama tahun ini atau naik dibandingkan kuartal pertama tahun lalu sebesar Rp2 triliun. Komoditas emas menjadi penyumbang terbesar total penjualan bersih Antam dengan kontribusi sebesar Rp911 miliar atau naik 37 persen dari total penjualan bersih Antam.
"Selain itu, Feronikel menjadi kontributor terbesar kedua sebesar Rp774 miliar atau 31 persen dari total penjualan bersih Antam. Volume penjualan feronikel naik 99 persen menjadi 4.402 ton nikel dalam feronikel (TNi). Sedangkan penjualan feronikel menjadi Rp774 miliar meskipun garganya turun," lanjut dia.
Selain itu, di kuartal satu lalu, Antam mencatat penghasilan Lain-lain-Bersih sebesar Rp135 miliar. Hal ini dikarenakan adanya penghasilan dividen sebesar Rp123 miliar dari entitas pertambangan ventura bersama PT Nusa Halmahera Minerals dan penghasilan bunga sebesar Rp71 miliar.
"Kondisi finansial Antam masih tetap solid dan kuat. Di akhir Maret Antam memiliki kas dan setara kas sebesar Rp5,9 triliun dengan jumlah interest bearing debt Rp3 triliun yang merupakan utang obligasi. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat naik 41 persen dibandingkan kuartal satu tahun lalu sebesar Rp455 miliar. Kenaikan ini terutama akibat peningkatan penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan bunga," tandas Alwinsyah. (gna)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.