JAKARTA - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) masih dalam tahap pembicaraan dengan beberapa calon pembeli potensial terkait aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias private placement.
Direktur Utama Energi Mega Imam P Agustino menjelaskan, pihaknya akan memberikan informasi siapa pembeli sahamnya tersebut bersamaan dengan informasi mengenai waktu pelaksanaan aksi korporasi tersebut tersebut.
Anak usaha Grup Bakrie tersebut berencana untuk mengumumkan mengenai rencana private placement ini selambat-lambatnya 14 hari sebelum pelaksanaan RUPS yang mengagendakan rencana tersebut.
Private Placement tersebut akan dilakukan dalam jangka waktu dua tahun sejak disetujuinya aksi tersebut dalam RUPS, dan penambahan modal itu paling banyak 10 persen dari modal disetor.
Sekarang ini, saham yang ditempatkan dan disetor dalam perseroan mencapai 40,58 miliar lembar saham. "Dan perseroan bermaksud mengeluarkann sebanyak-banyaknya 4,058 miliar saham baru yang ditawarkan kepada investor potensial," kata Imam dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/5/2012).
Iman mengaku, tujuan melakukan private placement ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan dan mencari dana baru untuk pengembangan usaha dan modal kerjanya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.