Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

April 2012, BBM Subsidi di Sumut Over Kuota

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Jum'at, 11 Mei 2012 |16:53 WIB
April 2012, BBM Subsidi di Sumut <i>Over Kuota</i>
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

MEDAN - Hingga April 2012, PT Pertamina Fuel Retail Marketing (FRM) Region Sumatera Bagian Utara sudah menyalurkan 512 ribu kiloliter (kl) premium, dan 329.224 kl solar bersubsidi. Padahal, kuota BBM bersubsidi yang ditetapkan pemerintah hingga april hanya 433 ribu kl untuk premium dan 329.224 kl untuk solar.

Asisten Customer Relation PT Pertamina FRM Wilayah Sumbagut Sonny Mirath mengatakan, realisasi penyaluran BBM bersubsidi ini telah melebih 100 persen, bahkan untuk solar telah lebih 18 persen dari kuota yang ditetapkan.

"Penyaluran kuota relatif lancar, meski sempat terjadi beberapa gangguan distribusi akibat bencana, namun secara keseluruhan telah tersalurkan sesuai kuota. Bahkan premium sudah lebih 18 persen," katanya di Medan, Jumat (11/5/2012).

Lebih lanjut Sonny mengatakan, untuk mengantisipasi kekurangan BBM pascaoverkuota ini, pihaknya akan mengambil kebijakan penyeimbangan dengan cara menyusun jadwal pengiriman BBM bersubsidi secara ketat dan teratur. Kondisi itu pula yang memungkinkan terjadinya kekosongan di sejumlah SPBU.

"Ke depan akan kita perketat, kita minta maaf jika nantinya ada SPBU yang kosong, tapi mekanismenya akan kita atur sedemikian rupa, agar tiap daerah tetap dapat BBM," tambahnya.

Meski tak membantah akan adanya dampak kekosongan stok di sejumlah SPBU, Sonny mengingatkan masyarakat untuk melakukan penghematan dan tak perlu panik. Karena kepanikan hanya akan membuat kekosongan semakin parah. Pengawasan terhadap ritel Pertamina pun akan ditingkatkan, sehingga penyaluran dapat benar-benar efisien.

"Kita harap tidak ada panic buying, masyarakat juga harus berhemat, ini untuk kepentingan bersama," ucapnya.

Untuk 2012 ini, Sumatera Utara mendapatkan jatah kuota premium sebanyak 1,3 juta kl dan 993 ribu kl untuk solar. Hingga saat ini pertamina sendiri belum menemukan SPBU yang nakal menimbun BBM bersubsidi seiring dengan rencana pembatasan BBM bersubsidi.

Namun dari 2011, ada 37 SPBU yang sudah pernah ditindak Pertamina, dengan peringatan administratif internal, dari peringatan pertama hingga penghentian suplai selama waktu yang bervariasi dari seminggu hingga sebulan.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement