Investor Ketar-Ketir, Wall Street Kembali Terkoreksi

R Ghita Intan Permatasari - Okezone
Jum'at, 18 Mei 2012 09:03 wib
ilustrasi: okezone
ilustrasi: okezone
NEW YORK - Pasar Saham Amerika Serikat (AS) mencapai titik terendahnya dalam kurun waktu empat bulan. Kecemasan investor akan imbal hasil obligasi Spanyol, membuat perekonomian AS yang mulai membaik seakan tidak berarti.

Perkembangan di zona Eropa serta data perekonomian yang tidak kunjung membaik, membuat indeks S&P 500 turun selama lima hari berturut-turut. S&P ditutup tidak pernah dalam level yang baik sejak Januari lalu.

"Tidak banyak yang tertarik berdagang di pasar ekuitas. Kondisi perekonomian di Eropa cenderung berat. Investor mulai lelah bermain whack-a-mole, karena portofolio mereka cenderung turun,"ungkap Direktur Pengelola di Seaport Securities Corp seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/5/2012).

Indeks Dow Jones turun 156,06 poin atau 1,24 persen ke 12.442,49. Indeks S&P 500 mengalami merosot 19,94 poin atau sekira 1,51 persen ke 1.304,86. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite anjlok 60,35 poin atau sekira 2,10 persen pada level 2.813,69.

Walaupun banyak pihak yang menyebutkan perekonomian AS mulai membaik, namun data menunjukkan klaim jumlah pengangguran di Negeri Paman Sam tersebut tidak menunjukkan adanya perbaikan.

Kondisi ini, tidak jauh berbeda dengan negara di Zona Eropa. Di Spanyol, saham perbankan turun 14 persen dikarenakan kekhawatiran para investor akan kondisi perekonomian yang belum juga membaik. (git) (rhs)
TWITTER »
twit
BACA JUGA ยป